Satu bukti konkrit lagi, dari kejauhan aku mendengar tetanggaku yang sedang ngrumpi, berdiskusi nanti siapa yang mau dicoblos gambarnya, "Wah wegah mileh aku nek ora ono dhuwite", salah satu tetanggaku nyeletuk, sambil gendong bayine. dalam hatiku, owalah mbakyu..., mbakyu,, mbok seng rada mikir sithik. meski kedengarannya sangat kasar apa yang aku ucapkan dalam hati, tapi ini kenyataannya seperti ini,Astaghfirullah
Ya, setidaknya inilah gambaran PILKADA tahun ini,PILKADA Kabupaten Demak, Demak kota Wali. ya Allah, siapaun nanti yang jadi pemimpin, aku harap bukan orang-orang yang bisanya membodohi rakyat. jangan dianggap tidak ada Pemuda yang berani membuka kedok2 pemimpin seperti itu. Jangan dianggap tidak ada Pemuda yang tidak peduli dengan Demak. karena disini masih banyak Pemuda yang siap bergerak.
politis juga ternyata, aktiviz
Mixsa, ternyata masih buka blog ku tow??
hmm, politis?? wah masih perlu dipertimbangkan tu..., q gak mau terjebak pragmatisme.