mengapa perjuangan nyawa, pikiran maupun tenaga
hanya berujung seperti ini.
rakyat oh rakyat....
memang bodoh atau sedang dibodohi?
menjual hak asasi hanya dengan 5 ribu rupiah, 10 ribu rupiah...
untuk apa?
perut?
ya....
perut, perut dan perut...
oh Tuhan...
mengapa tanah tempat aku berpijak menjadi seperti ini?
Demokrasi, mana itu demokrasi......?
0 komentar: